Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kelinci Laut Yang Menggemaskan

Senin, 17 Juli 2017 | Juli 17, 2017 WIB Last Updated 2023-12-02T23:38:18Z




Hewan lucu dengan nama Jorunna Parva ini sebenarnya sama sekali tidak mempunyai kekerabatan dengan kelinci yang umumnya kita kenal. Ia termasuk hewan invertebrata dan sejenis siput laut. Penampakannya yang seperti berbulu halus dengan bentuk yang menyerupai ekor dan telinga panjang sangat mirip dengan kelinci. Spesies ini diberi nama oleh ilmuwan terkenal Jepang bernama Kikutaro Baba pada tahun 1934.






Panjang tubuhnya kurang lebih 2,5 cm dan dapat ditemukan di peraian Indo pasifik dari Afrika Selatan sampai Pasifik Tengah. Walaupun yang terkenal dari hewan ini adalah yang berwarna putih dengan bintik hitam, tapi sebenarnya yang umum adalah berwarna kuning atau oranye bahkan coklat gelap. Mantel bulu Jorunna parva adalah disebabkan kumpulan batang kecil, yang disebut caryophyllidia, yang menutupi punggung binatang itu. Mereka teratur di sekitar tombol-tombol kecil yang terkadang berwarna hitam, sehingga kelinci laut tampak seperti berbintik-bintik. Menurut seorang ahli siput laut di Universitas Politeknik Negeri California bintik-bintik itu kemungkinan mempunyai peran sensorik.



"Telinga" kelinci laut, atau dua struktur mirip antena di atas kepalanya, paling jelas merupakan organ sensorik. Disebut rhinophores, mereka mendeteksi bahan kimia di dalam air yang membantu kelinci laut menemukan makanan dan teman. Struktur di bagian belakang kelinci laut yang terlihat seperti "bunga" kecil adalah insangnya. 


Kelinci laut seperti juga kebanyakan jenis siput laut adalah hewan hermaprodit. Mereka memiliki organ reproduksi jantan maupun betina, dan ketika mereka kawin kedua organ saling bertukar sperma. Umur J. parva yang pendek yaitu sekitar beberapa bulan sampai setahun menjadikan setiap kesempatan mereka untuk menemukan pasangan adalah sangat penting. 

Untungnya, walau berumur pendek, mereka tidak perlu mengkhawatirkan predator karena mereka sangat beracun sehingga predator yang berani memakan mereka akan mengalami kesulitan sendiri. Mereka mendapatkan pertahanan beracunnya dari makanannya yaitu spons laut. Beberapa racun ini digunakan untuk pengobatan kanker pada manusia. Siput laut memiliki kemampuan untuk mencuri sengatan dari ubur-ubur untuk digunakan melawan predator.




Di Jepang sendiri jorunna parva banyak dibuat gambar kartun serta merchandise lucu seperti boneka ataupun aksesoris.
Sumber :
http://news.nationalgeographic.com/2015/07/150723-sea-slug-nudibranch-sea-bunny-ocean-animals-science/
×
Berita Terbaru Update